menu

Sabtu, 04 Februari 2012

Puisi untuk Nabiku

Walaupun aku tak pernah bertemu dengan mu
akupun belum pernah menatap wajahmu
tapi aku selalu menyebut namamu
aku selalu ada dalam ingatanku

Aku merindukanmu  Muhammadku
Sepanjang jalan kulihat wajah-wajah yang kalah
Menatap mataku yang tak berdaya
Sementara tangan-tangan perkasa

Terus mempermainkan kelemahan
Airmataku pun mengalir mengikuti panjang jalan
Mencari-cari tangan
Lembuat-wibawamu

Dari dada-dada tipis papan
Terus kudengan suara serutan
Derita mengiris berkepanjangan
Dan kepongahan tingkah meningkah
Telingaku pun kutelengkan
Berharap sesekali mendengar
Merdu-menghibur suaramu

Aku Merindukanmu. Muhammadku.


oleh "Gus Mus"
Surabaya 02042012

2 komentar:

Lukman Hadi mengatakan...

Mas, maaf, kalau tidak salah, itu bukannya puisinya Gus Mus? Kalau benar, mohon diberi keterangan Mas. Itu juga agar Anda disebut bertanggung jawab secara ilmiah. Terima kasih.

Balya Greeneration mengatakan...

terimakasih atas koreksinya mas, akan saya revisi